Cerai

Sebuah Perkawinan pasti tidak menginginkan suatu perceraian, karena hal itu tidak akan mendatangkan suatu keuntungan  yang ada hanya suatu kesedihan. Namun ada orang berkata “ untung  saya bercerai dengan dia kalau tidak “. Continue reading


Melihat Pengemis

Ditiap kota dimanapun berada  Pengemis merupakan  salah satu bagian dari goresan kehidupan itu sendiri. Selama tidak ada perubahan dengan kehidupan ini  maka ia akan selalu ada. Kehadiran seorang Darmanan merupakan harapan dari setiap Pengemis ketika ia meminta sedikit dari rejeki yang kita punya. Continue reading


Kejujuran

Tidak bisa dipungkiri, kejujuran sering menjadi bahan pertanyaan namun hal itu sangat diperlukan untuk perbaikan diri kita sendiri. Karena dengan kejujuran itu sendiri akan memberikan suasana yang lapang di hati dan akan memberikan hasil yang baik bagi perjalanan cerita selanjutnya. Continue reading


Semangat Hidup

Berjalan menyusuri trotoar di areal pertokoan pandangan saya terfokus kepada seorang penjual pisau, dengan ramah dia menawarkan dagangan kepada orang yang melintas di depannya. Secara aturan kurang pas dia berjualan diatas trotoar, namun bukan itu yang menjadi persoalan. Semangat untuk menghadapi hidup yang menjadi pertanyaan dalam pikiran saya. Continue reading


Celah Waktu

Waktu kian bergulir, tanpa pernah mau berhenti. Menembus batas logika menjadi suatu yang nyata, mengundang seribu tanya dan sejuta tafsir, apa, mengapa dan bagaimana ? terucap lirih dari bibir-bibir tipis penuh kebingungan.

Dalam perjalananmu menembus ruang dan waktu, memberikan suatu pembaharuan dalam hidup. Menghapus segala debu yang memeluk tubuhku  dan membuang segala lara yang tersirat. Bisik indahmu terbalut syahdu dalam untaian kalbu yang  mendirikanku dari duduk, mengajakku melangkah melintasi batas, menarikku untuk berlari dari pahitnya derita.

Kau datang untuk mengucapkan selamat tinggal dan harapku semoga perpisahan kita menjadi Agung dan seindah lembayung. Biarlah perpisahan kita menjadi seperti api yang melebur batang emas menjadi sesuatu yang lebih berharga. Perlu kau tau di senja hari aku berdoa atas segala kerinduanku akan segala Sinarmu.


Bukit Renungan

Dibukit ini aku nikmati segala keindahanMU, angin yang berhembus menyegarkan segala penat dikepalaku. Kabut tipis membelai dengan lembut mengingatkanku akan waktu untuk segera berganti.

Lembah, ngarai, dan kedipan cahaya lampu kota menambah indah setiap lukisan petangMu. Betapa  Agung karya yang Engkau torehkan dalam setiap sudut panggung sandiwara ini. Dibalik sebuah baju hiduplah diriku yang lebih merdeka, mimpi – mimpiku hanya sebuah pertempuran cahaya yang temaram.

Hasratku hanya sekedar gemeretak tulang belulang dalam bungkus dingin nafasMU,  puncak ketinggianMu  membelai mesra setiap ranting yang bergetar dalam sinaran cahaya Matahari, membawa jiwaku yang penuh dengan penderitaan menemukan suatu ketentraman diatas bukit Indahmu.

Biarlah kuhirup angin yang lengang ini dan biarkanlah aku memandang segala ke indahanMu dalam panorama alam, sehingga aku menjadi sebuah gagasan baru untuk mewujudkan mimpi.


Terbalut Namamu

Kau hadir dalam gejolak hatiku, meredam semua resah dan membangkitkan pilu yang mendalam. Diatas senyum bersama sepasang merpati cantikmu, kau menari diatas  atapku yang bocor. Permata hati terhempas dengan kepakan sepasang sayapmu dengan pedang yang terbalut sutra. Continue reading


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.