Berpikir lalu berkata kemudian berbuat

Baik yang kita tanam baik pula yang kita petik itulah sebuah pepatah yang sering kita dengar dari orang-orang. Memberi penilaian yang negative terhadap orang bukan merugikan orang yang kita nilai, malah merusak jiwa kita sendiri. Terkadang ketika emosi menyelimuti tubuh semuanya menjadi tertutup, hanya kegelapan yang terlihat, lalu apa yang terjadi ?

Ketika suatu saat kita berada dalam ruangan yang gelap tanpa ada lubang cahaya, kepanikan pasti senantiasa menghantui dan tangan kita meraba kesana kemari tidak menentu. Begitu pula ketika kita diselimuti emosi, pikiran menjadi gelap, perkataan menjadi kotor dan perbuatan tanpa welas asih. Kalau sudah demikian pasti akan ada hati yang terluka, setelah terjadi puaskah diri kita melihatnya? Kalau kita merasa manusia yang sama tinggi dan sama rendahnya dihadapan Tuhan pasti akan memiliki sikap welas asih.

Dalam hal terjadi sesuatu hendaklah kita berpikir terlebih dahulu untuk menganalisanya kemudian baru kita ungkapkan melalui perkataan yang mulia selanjutnya kita wujudkan dengan perbuatan yang indah.

Jangan pernah melakukannya dengan cara terbalik karena yang ada hanya penyesalan dalam diri, ketika menyesal maka jiwa kita akan semakin sakit.

Bukan maksud saya untuk menggurui, namun pada hakekatnya kita banyak punya kekurangan. Tidak ada suatu gedung tiba-tiba berdiri, tidak ada suatu jalan tiba-tiba sudah di aspal, tidak ada seorang manusia tiba-tiba lahir. Kesemuanya itu butuh proses, dan proses itu ada dihati kita masing-masing.

Orang itu akan dimuliakan bukan dari hartanya, namun dari pikiran perkataan dan perbuatannya. Semoga kita semua mampu untuk berpikir terlebih dahulu lalu berkata kemudian baru berbuat.

Terima kasih  kepada para sahabat yang telah membaca goresan penaku, maaf  kalau bosan membaca tulisanku ini, sukses selalu.

Iklan

About Pandu

Goresan sebuah pena dalam kanfas kehidupan Lihat semua pos milik Pandu

14 responses to “Berpikir lalu berkata kemudian berbuat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: