Tersenyumlah

Tidak bisa kita pungkiri kalau hati sedang gundah walau sebetulnya sifat kita periang terkadang membuat kita menjadi orang yang sadis dan mahal senyum. Namun ketika hati sedang senang bisa kita bayangkan bagaimana penampilan wajah kita.

Ketika menjalani hari dengan tersenyum terhadap orang yang kita sapa maka akan memberikan suatu kenyamanan bagi lingkungan kita sendiri. Orang akan merasa betah dengan kehadiran kita, sehingga tanpa kita sadari dia akan memberikan pakaian baru dalam pribadi kita. Namun kenapa terkadang kita malas untuk memberikan senyuman ? seberapa mahalkah senyuman kita ?

Pada saat berpose dalam sebuah foto, segala cara kita lakukan untuk bisa terlihat manis salah satunya adalah dengan tersenyum. Lalu kenapa kita sangat susah menerapkannya dalam keseharian ?.

Memberikan kebahagiaan , kehangatan dan keharmonisan dalam suatu hubungan (apapun itu bentuknya ) tidak cukup hanya dengan pemenuhanΒ  suatu materi.

Bagaimana orang bisa bahagia ketika kita memberikan beras 1 karung dengan muka cemberut dan ketus ? bagaimana bisa hangat ketika dipagi yang sejuk kita datang dengan segudang kemarahan ? dan bagaimana bisa harmonis jika tiap perkataan kita didasari dengan kata – kata yang kasar ?

Hal yang sangat kecil sebetulnya, namun akan memberikan dampak yang sangat besar. Sesuatu yang besar akan tercipta dari sesuatu yang kecil. Namun kesemua itu ada dihati kita masing – masing, karena tidak mungkin kita menjadi orang lain, kita hanya mampu untuk menjadi diri kita sendiri. Namun kita masih mampu utuk menjadi pribadi yang baru dengan melakukan pembahuruan hidup melalui senyuman (senyum tulus), sehingga seluruh dunia akan ikut tersenyum.

Terima kasih atas kemurahan hati para sahabat

Iklan

About Pandu

Goresan sebuah pena dalam kanfas kehidupan Lihat semua pos milik Pandu

18 responses to “Tersenyumlah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: